![]() |
| gambar: eatbigfish.com |
Aku Ingin Mendengar Lagi
aku ingin mendengar lagi
denting cincin yang kau lempar
yang kini kudapati terpencar,
di dasar aliran nadi
aku ingin mendengar lagi
kepyar vas bunga yang kau jatuhkan
walau kini kudapati
keping hatimu yang redam karenaku
kini, tak ada apapun yang kudengar
tiap remang-kenangan pun kian samar
kini biar kunikmati,
kini biar kunikmati,
pahit sunyi belantara hati
(Juli 2014)
![]() |
| gambar: only1pure.com |
Rintik Imajinasi
adakah kau lihat,
tiap rintik yang jatuh menerpa
butir-butir itu menyimpan bahasa,
tentang riang masa kanak,
kala hujan sore hari
sore ini, dalam basah alunan 'tik-tik" itu
fikirku mengembara;
sore ini, dalam basah alunan 'tik-tik" itu
fikirku mengembara;
ke taman penuh wangi melati
tempat dimana kulihat lagi manis wajah
pemilik binar mata bening itu,
langkahku menghampiri,
membawa mawar di balik punggung,
lalu gamit tanganmu sambil ucapkan,
kata puitis
pemilik binar mata bening itu,
langkahku menghampiri,
membawa mawar di balik punggung,
lalu gamit tanganmu sambil ucapkan,
kata puitis
yang lama tersimpan
(Juli 2012)
adakah yang lebih indah
dari pagi dimana sapamu hadir,
usai beku malam berhujan
akupun riang
(Juli 2012)
![]() |
| gambar : liveandbeyond.blogspot.com |
Pagi
adakah yang lebih indah
dari pagi dimana sapamu hadir,
usai beku malam berhujan
akupun riang
melepas perginya embun yang dihalau mentari
(Juli )
(Juli )


